Minggu, 04 Agustus 2019

Melihat Nusa Kambangan Lebih Dekat Dengan Kapal Wisata


Setelah bolak balik ke Teluk Penyu lagi Teluk Penyu lagi, akhirnya kami punya jujugan wisata baru saat ke Cilacap kapan hari, yaitu naik kapal wisata keliling kampung laut atau muara Sleko.

Baca juga: Wisata wajib di kota Cilacap: Teluk Penyu dan Benteng Pendem

Rencana sebenarnya kita mau ke pulau Nusa Kambangan dan main di pantainya tapi batal karena banyak dari kita yang pada jiper setelah mendengar cerita kalau untuk ke Nusa Kambangan menggunakan perahu kecil dan suka muncul ombak besar tiba-tiba. Mana kata adik ipar baru-baru ini ada yang tenggelam saat akan ke Nusa Kambangan pula, makin menciutlah nyali kita. Terus saya iseng tanya tentang spot Singapore van Java di Cilacap yang sering berseliweran di instagram itu lokasinya ada di mana.



Baca juga: Catatan Perjalanan Sidoarjo-Cilacap-Jogja

Adik ipar langsung menawarkan opsi buat ke sana aja timbang ke Nusa Kambangan. Tapi pemandangan ala Singapoh itu kan bakal terlihat bagus di malam hari karena saat itulah kita bisa melihat jajaran lampu keoranyean dari kilang Pertamina. Masalahnya, setelah mencari info ternyata kalau kapal untuk malam hari pesertanya minimal harus 30 orang karena menggunakan kapal besar sedangkan jumlah pasukan kita cuma ada setengahnya. Ditambah durasinya 2 jam pula, sedangkan adik paling bungsu ada yang akan balik ke Malang jam 10 malam menggunakan kereta dari Kroya. Bakal mepet banget pasti waktunya. Ya udah deh akhirnya diputuskan untuk naik kapal wisatanya siang hari saja.

Kami berangkat dari Pelabuhan Sleko atau Dermaga Tanjung Intan, sampai sana langsung menuju kios agen tournya dan dikenakan tarif Rp 25 ribu per orang. Anak di atas 3 tahun sudah dihitung, tapi cukup bayar Rp 15 ribu aja Kalau kapal siang gak ada syarat minimal pesertanya, tapi ya gitu harus rela berbagi dengan penumpang lain juga alias bukan private tour.



Kapalnya berupa kapal kayu ukuran cukup besar yang terdiri dari 2 tingkat. Selain rombongan kami, ada juga rombongan lain yang sudah lebih dulu memilih duduk di bagian bawah.

Kapal wisata melaju selama satu jam dengan rute menuju pulau Nusa Kambangan kemudian Kilang Pertamina dan akhirnya merapat kembali ke dermaga. Yupz! Kapal wisata memang gak merapat ke tempat lain selain dermaga, jadi ya kegiatannya cuma keliling naik kapal aja dan cencunya disambi foto-foto juga, heuheu.

Kami berangkat siang hari saat matahari cukup terik, tapi jangan salah! Meskipun terik, ternyata anginnya kenceng dan lumayan dingin terutama di 30 menit pertama dari awal berangkat sampai setelah melewati Nusa Kambangan. Angin paling kencang dan dingin ya pas kapal makin dekat dengan pulau, kemudian setelah menjauhi pulau baru deh anginnya gak kenceng dan dingin lagi. Jadi meskipun berangkat siang, tetap prepare jaket agar gak masuk angin.




Karena gak nyangka hawanya bakalan dingin dan berangin, banyak dari kita yang gak membawa baju hangat. Untung tiap penumpang diberi pelampung berwarna oranye jadi cukup bermanfaat untuk menghalau angin laut.

Pilihan untuk naik kapal di siang hari ternyata jadi keputusan yang tepat karena dengan durasi 1 jam saja rasanya agak membosankan. Bayangin aja kalau jadi berangkat malam hari padahal kilang Pertaminanya cuma kelewatan saknyukan aja, berarti pas kapal gak berada di dekat kilang pemandangannya bakal gelap gulita donk ya? Mau ngapain coba dengan waktu 2 lamanya itu? Kalau berangkat siang kan semua viewnya kelihatan.



Ada hal yang bikin geleng-geleng sebel tapi lucu juga kalau diinget, yaitu soal bapak perahunya. Bapaknya narsis banget, tiap kita foto-foto dia selalu ikutan tampil. Udah minta tolong untuk minggir, eh dia cuma prengas prenges pura-pura gak denger dan tetep donk bergaya di belakang kita. Hampir semua foto kita ada bapaknya di belakang, padahal pas pemandangannya lagi bagus-bagusnya itu, zzz. Gak tau apa dia ya, kalau kita semua ini udah jauh-jauh dari Malang dan Sidoarjo?? Wkwk.


Pokoknya kalau lagi ke Cilacap dan nyari wisata menarik dengan view yang indah dan gak jauh dari pusat kota, cobain aja naik kapal wisata ini. Jadwalnya dari pagi sampai sekitar jam 4 sore kalau gak salah. Moga kapan-kapan ada kesempatan nyobain kapal wisata malam hari juga.



1 komentar:

  1. padahl aku tuh pgn banget ke nusa kambangannya mbaa.. tp kalo kesananya hrs ada izin khusus dr dept kehakiman yaa? penasarn aja pgn liat pulau penjara hahahahah... ga tau kalo ada wisata perahunya gini :D.

    BalasHapus

Hai, terimakasih sudah berkunjung. Komentar saya moderasi ya, capek cyiin ngehapusin komentar spam :D

Kalau ada pertanyaan, silahkan kirim email ke MeriskaPW@gmail.com atau Direct Message ke instagram @MeriskaPW, sekalian follow juga boleh :p