Minggu, 17 November 2019

Yuk! Buat Roti Maryam Frozen Tanpa Telur dan Susu


Ibu-ibu, ada yang punya anak atau anggota keluarga yang doyan ngemil?

Kalau di rumah, Alif dan Nayla yang paling hobi ngemil. Gak jarang, Alif mau makan nasi dan sayur dengan syarat setelahnya dia boleh ngemil makanan kesukaannya. Dan salah satu cemilan favoritnya Alif dan Nayla adalah roti maryam. Yupz! Cemilannya emang rada berat ya? Soalnya sejak diduga terkena bronkitis pilihan cemilan untuk Alif memang jadi terbatas. Paling aman ya ngemil seputar roti-rotian aja.

Selain untuk ngemil, biasanya roti maryam juga saya siapkan sebagai sarapan serta bekal sekolahnya Alif. Praktis, tinggal panasin di wajan anti lengket 5 menit aja. Makanya saya selalu nyetok roti maryam frozen dalam jumlah banyak di lemari pendingin karena memang anak-anak hampir setiap hari selalu minta dibuatkan roti maryam.

Masalahnya, meskipun termasuk menu yang mudah banget didapat di berbagai cafe atau restoran tapi untuk roti maryam frozen itu entah kenapa kok langka banget stoknya di agen-agen penjual frozen food, terutama di dekat tempat tinggal kami.

Pernah mencoba untuk membeli secara online tapi karena terkena suhu panas dalam waktu yang cukup lama serta kurirnya juga terlambat mengantarkannya, jadi roti maryam pesanan saya datang dalam kondisi sudah berjamur.

Daripada ribet ke sana kemari cari roti maryam frozen tapi gak nemu-nemu, lebih baik bikin sendiri aja. Lebih terjamin proses pembuatannya dan tentunya biaya yang dikeluarkan jauh lebih murah.

Saya sudah lumayan sering membuat roti maryam sendiri, tapi kali ini saya mau coba resep roti maryam frozen tanpa telur dan susu. Supaya bisa dinikmati oleh anak-anak yang alergi telur atau pun dairy food.

Meskipun tanpa menggunakan telur dan susu, tapi rasanya tetap enak kok. Dan teksturnya juga tetap bisa berserat sebagaimana layaknya roti maryam pada umumnya. Ini dia nih resep roti maryam frozen tanpa telur dan susu ala saya.

Bahan:
- 250 gram tepung terigu
- 6 sendok makan minyak goreng, bagi 2
- 3 sendok makan margarin
- Setengah gelas air matang
- Sejumput garam


Cara membuat:
  • Campur semua bahan, kemudian aduk rata hingga kalis dan tidak lengket.
  • Bulatkan adonan sesuai selera, olesi dengan minyak, dan diamkan selama 1 jam.
  • Setelah 1 jam, pipihkan adonan dan olesi dengan margarin secukupnya kemudian iris-iris memanjang menggunakan pisau.
  • Pilin memanjang adonan yang sudah dipipihkan dan diiris. Kemudian bentuk menyerupai konde.
  • Pipihkan adonan menggunakan telapak tangan tapi jangan terlalu tipis.
  • Masak adonan roti maryam setengah matang tanpa menggunakan margarin atau minyak sambil dipipihkan menggunakan sendok atau spatula. Lakukan hingga adonan  habis.
  • Tunggu sampai panasnya menguap, kemudian masukkan roti maryam ke dalam wadah dan simpan dalam freezer.


Ngomong-ngomong soal penyimpanan, karena lemari es saya berukuran kecil jadi saya menggunakan kantong plastik sebagai wadah roti maryam agar muat diletakkan dalam freezer.

Saya menggunakan kantong plastik PP Wayang yang merupakan jenis plastik PP (Polypropylene) yang memiliki karakter warna yang transparan, bening, dan jernih dengan permukaan mengkilap. Selain itu kantong plastik Wayang juga aman digunakan langsung bersentuhan dengan makanan dan minuman karena menggunakan bahan standar food grade yang tidak mengandung biji plastik daur ulang tapi memakai biji plastik berkualitas grade A yang membuat tampilan plastik jadi lebih bening dan jernih. Sehingga akan dapat lebih menampilkan keaslian warna dan bentuk dari produk yang dikemasnya.


Mungkin karena bahan standar food gradenya itu ya, plastik PP Wayang ini gak berbau sama sekali. Biasanya kan ada tuh plastik yang baunya menyengat. Saya coba masukkan roti maryam yang masih panas ke dalam plastik juga plastiknya tidak mengkerut atau berubah bentuk. Setelah digunakan pun plastiknya tidak menguning atau jadi kusut. Dari yang saya baca, plastik jenis PP ini memang bisa digunakan beberapa kali lho. Jatuhnya jadi bisa menghemat penggunaan plastik ya?


Kemarin saya sempat cek official website Panca Budi, perusahaan yang memproduksi plastik PP Wayang. Ternyata saat ini plastik PP Wayang sudah menerima berbagai sertifikasi, antara lain.
  • Sertifikasi ISO 9001 = Sertifikasi dalam hal manajemen produksi & penjaminan mutu produk. 
  • Sertifikasi Halal MUI. 
  • Indonesia Best Brand Award (2011 – 2018) = Penghargaan untuk produk pilihan masyarakat. 

Oh iya, dari info yang saya dapat, kabarnya baru-baru ini Plastik PP Wayang baru saja merubah tampilan logonya. Masih tetap berupa gambar wayang tapi dengan desain yang lebih kekinian. Kalau saya pribadi sih lebih suka tampilan logo yang baru ini karena terlihat lebih moderen dan dinamis.




Plastik PP Wayang ini punya banyak sekali ukuran dari besar sampai kecil dengan tingkat ketebalan yang berbeda juga sesuai dengan kebutuhan. Untuk membungkus roti maryam, saya menggunakan plastik PP Wayang berukuran 15x30 cm. Karena memiliki berbagai ukuran yang berbeda, plastik PP Wayang juga bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan, gak cuma untuk bungkus makanan saja. Contoh lain pemakaian plastik PP Wayang antara lain.
  • Untuk membungkus hasil laundry, 
  • Untuk membungkus kue jajanan pasar, 
  • Untuk membungkus kerupuk, 
  • Untuk membungkus bumbu kering (bumbu masak), 
  • Untuk membungkus aksesoris dan perhiasan. 


Bagi yang sedang mencari kantong plastik berkualitas untuk memenuhi keperluannya, plastik PP Wayang dapat ditemukan di toko plastik tradisional baik di pasar maupun di sekitar tempat tinggal. Atau kalau males keluar rumah, plastik PP Wayang juga sudah ada di berbagai market place.



2 komentar:

  1. Keliatan lezat bgt yak, udah lama aku ga makan roti maryam
    Oke abis baca ini, jd nambah info kandungan plastik
    Selama ini aku kurang bgitu tau soal bahan2 nya
    Untunglah yg merek wayang dah ada standarnya ya

    BalasHapus
  2. waaahhh dulu pas msh di aceh roti maryam ini banyaak yg jual. di jkt aku nemang ga nemu penjualnya sebanyak di sana sih. Jd pgn jg bikin sendiri mba :D. biasa aku makanin ama kari mba. kalo anakku doyan ama gula halus

    BalasHapus

Hai, terimakasih sudah berkunjung. Komentar saya moderasi ya, capek cyiin ngehapusin komentar spam :D

Kalau ada pertanyaan, silahkan kirim email ke MeriskaPW@gmail.com atau Direct Message ke instagram @MeriskaPW, sekalian follow juga boleh :p