Kamis, 22 November 2018

Aby Hotel, Lumajang, Bersih dan Minimalis


Sudah lama saya penasaran dengan kota Lumajang yang belakangan banyak diperbincangkan karena wisata alamnya seperti B29 dan Coban Sewu. Tapi rasa penasaran saya pada kota kecil di kaki gunung Semeru ini bukan karena ingin mengunjungi objek wisatanya, melainkan kota inilah yang membuat saya sempat menjalani long distance marriage dengan suami selama beberapa bulan saat Alif masih bayi. Penasaran aja gimana dulu suami menjalani hari-harinya di sini, dangdut banget deh ah bahasakuh.

Setelah kembali lagi kerja di Surabaya, pak suami masih sering ditugaskan ke Lumajang tapi biasanya gak pernah nginep. Baru beberapa waktu lalu, dia ditugaskan ke Lumajang selama beberapa hari dan kita sekeluarga diboyong juga.

Selama di Lumajang, kami menginap di Aby Hotel di jalan IR Soekarno Hatta, Sukodono. Lokasinya agak di pinggiran kota, sekitar 10 menit dari alun-alun Lumajang.


Konon kabarnya hotel ini termasuk baru, dari luar kelihatan gak meyakinkan karena bangunannya gak artistik. Kayak losmen gitu. Begitu masuk ke dalam, baru deh terlihat agak moderen. Hotel ini terdiri dari 4 lantai, lantai bawah tempat resepsionis, lobby, parkiran, dan beberapa kamar yang saya intip ukurannya agak kecil dari kamar lainnya. Lantai 2 tempat resto hotel dan beberapa kamar juga, lantai dimanfaatkan untuk kamar semua, sedangkan lantai 4 untuk jemuran atau area service. Penataan kamar-kamarnya menurut saya mirip dengan kos-kosan tapi dengan versi yang lebih bersih.

Kamar kami berada di lantai 3 dan di sini gak ada lift jadi mayan ugha diajak olahraga, wkwk. Kamarnya luas dengan gaya minimalis. Kamar mandinya juga luas dan bersih disertai shower air hangat tapi gak dipisah antara area kering dan basah. Seperti desainnya yang minimalis, fasilitas di kamar juga minim banget. Cuma ada kasur, LCD TV dengan siaran lokal, AC, cermin, serta dua buah rak kayu di dekat pintu dan di bawah TV. Dinding kamarnya super sepi dengan warna putih dan tanpa pajangan apa pun. Gak ada telepon jadi kalau butuh sesuatu harus turun ke lantai bawah. Cucok buat yang kurang olah raga, heuheu.

Di kamar disediakan dua buah cangkir lengkap dengan kopi dan teh tapi gak ada teko listriknya. Di luar kamar disediakan dispenser cuman airnya gak panas blas, ckck. Jadi keinget waktu nginep di Zest Hotel Jogja deh. Tapi lumayan sih, kamarnya cukup nyaman, sprei dan selimutnya juga bersih.

Baca juga: Zest Hotel, Jogja, Budget Hotel Dekat Malioboro




Selama 3 malam menginap di Aby Hotel, saya gak pernah turun buat sarapan. Dibawain terus sarapan saya ke kamar sama pak suami karena saya teler begadang jagain anak-anak yang tidurnya pas gak teratur. Padahal kayaknya restoran hotel ini adalah area yang lumayan bagus buat foto karena ada balkon yang menghadap ke sawah, kan lumayan foto buat sampul postingannya agak bagusan dikit. Setiap hari menu sarapannya hampir sama, nasi goreng dan beberapa lauk seperti telur ceplok. Rasanya biasa banget, gak cocok dengan lidah saya.


Nilai plus dari Aby Hotel, selain ratenya yang murah sekitar Rp 250 ribu dan kamarnya gak serem, disediakan beberapa alat fitness juga di sini. Jarang-jarang kan ada hotel lokal murah yang menyediakan alat fitness?


Sayangnya, sama seperti hotel lokal di kota kecil yang saya datangi, koneksi wifi di sini kacau banget. Putus-putus dan lemot, fyuuh. Mending pakai kuota hp atau pakai modem sendiri. Kurang lebih pengalaman menginap di Aby Hotel mirip-mirip dengan saat di Patria Plaza Hotel Blitar. Mana ambience kota Lumajang juga mirip dengan kota Blitar pula.

Baca juga: Patria Plaza Hotel, Blitar, Hotel Nyaman Harga 200 Ribuan

Ohya, di pusat kota Lumajang ada hotel berbintang bernama Gajah Mada. Konon satu-satunya hotel paling bagus di Lumajang. Cuma denger-denger sering penuh dan ratenya lumayan mahal jadi kalau pas ke Lumajang dan cari hotel yang bersih, nyaman, baru, dan harganya terjangkau Aby Hotel ini bisa dijadikan pilihan. 

8 komentar:

  1. Dr foto kliatan sih kamarnya walo minimalis banget, tp bersih yaa. Yg ptg itu :D. Mana murah pula. Tp aku bakal pilih hotel begini kalo dtgnya barrng teman2 mba, krn bisa dipastikan kita cm numpang tidur doang. Tp kalo perginya bareng anak2, kemungkinan besar aku ga pilih hotel ini, krn ga kuat naik tangga sambil ngawasin para krucils yg blm bisa diem hahahahaha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nama pun abidin alias atas biaya dinas, jadi nurut aja mau dipilihin hotel mana mbak, :D

      Hapus
  2. Waahh rekomended nih, boleehh di coba.
    Lumajang salah satu wish list kami untuk di kunjungi, belom pernah sama sekali kami eksplore jatim bagian sana :)

    BalasHapus
  3. Mbak abis dr B29 ya? Ini 2 jam perjalanan dr rumah di Dampit kab. Malang. Bagus tempatnya. Tp aq sendiri blm kesampaian ke sananya hehee

    BalasHapus
  4. kasurnya kecil ya tidur sm bayi apa gak glundung? :D

    BalasHapus
  5. Ini ni asyiknya kluarga mu haha, paksu dines, mua diboyong liburan, nek aku jan ra tau, riweuh jare suamiku hahaha

    Hotel yg ginian cucoknya buat istirahat emang, murah meriah

    Deket pulak tempat wisata

    BalasHapus

Hai, terimakasih sudah berkunjung. Komentar saya moderasi ya, capek cyiin ngehapusin komentar spam :D

Kalau ada pertanyaan, silahkan kirim email ke MeriskaPW@gmail.com atau Direct Message ke instagram @MeriskaPW, sekalian follow juga boleh :p