Kamis, 23 Juni 2016

Review Cetaphil Gentle Skin Cleanser On Acne Prone Face

Assalamu'alaikum,



Sekitar 4-5 tahun yang lalu, saat sedang membaca sebuah thread tentang review facial wash di salah satu forum kecantikan Indonesia, saya melihat banyak sekali member forum yang merekomendasikan Cetaphil sebagai salah satu facial wash favorit mereka.

Saya langsung tertarik untuk mencoba produk Cetaphil tersebut, apalagi banyak member yang mengatakan bahwa Cetaphil ini bagus banget untuk kulit yang cenderung berjerawat. Jenis kulit saya banget ini, dan memang waktu itu saya sedang sering-seringnya diserang jerawat dalam jumlah yang banyak tapi belum menemukan produk yang cocok untuk kulit wajah saya.

Sayangnya, saat itu review soal Cetaphil masih jarang, belum lagi saya gak tau tempat membeli Cetaphil di kota kecil tempat saya tinggal saat itu. Jadi ya sudah, niat membeli Cetaphil pun terlupakan.

Sampai akhirnya beberapa tahun kemudian alias beberapa hari yang lalu, saya melihat chanel Youtube salah satu beauty vlogger favorit saya, Suhay Salim. Di videonya yang berisi skin care routine, Suhay mereview Cetaphil Gentle Skin Cleanser sebagai salah satu skincare andalannya dalam membasmi pasukan jerawat yang sempat menyerang wajahnya.

Saya pun ingat lagi dengan produk yang diklaim nomer satu di USA ini. Pengen nyobain lagi deh. Tapi harga Cetaphil makin mahal ya? Beli gak ya? Beli gak ya? Worth it gak sih? Nanti kalau udah beli Cetaphil mahal-mahal malah tambah bikin jerawat gimana?

Segala pertanyaan keraguan pun datang menghampiri. Maklum aja, biar pun wajah Suhay juga acne prone sama kayak saya, tapi belum tentu yang cocok di Suhay, cocok juga di saya kan?

Dan pucuk dicinta ulam pun tiba, saya mendapat kesempatan untuk mencoba Cetaphil Gentle Skin Cleanser secara gratis, rejeki emak kere, haha.


Varian Cetaphil Gentle Skin Cleanser yang saya dapat adalah yang untuk semua jenis kulit dengan ukuran 125 ml. Ukuran 125 ml ini merupakan ukuran terkecil dari varian Cetaphil Gentle Skin Cleanser, namun kecilnya itu masih berasa bulky bagi saya, gak travel friendly. Apalagi tutupnya yang fliptop, kadang suka susah ditutup dengan rapat, tapi untungnya gak pernah kebuka walau dibawa kemana-mana.

Secara visual, desain Cetaphil ini cenderung biasa saja. Khas desain produk drugstore. Tetapi perpaduan warna putih, biru, dan sedikit hijau pada kemasannya tersebut, membuat produk Cetaphil begitu khas. Dari jauh kalau melihat produk ini, orang pasti sudah bisa menebak kalau itu adalah Cetaphil.


Di bagian belakang, ada stiker kertas berisi penjelasan produk dalam bahasa indonesia yang ditempel menutupi tulisan asli pada kemasan yang berupa bahasa asing yang sepertinya sih bahasa inggris.

Pada stiker disebutkan bahwa produk ini tak mengandung sabun, tapi pada komposisi detailnya terlihat masih ada kandungan SLSnya, agak membingungkan ya?


Tapi saya cukup percaya sih, kalau Cetaphil ini gak mengandung sabun atau setidaknya less soap/detergent lah ya, karena ketika saya coba gosok dengan air, produk ini sama sekali gak berbusa. Unik ya? Berbeda dengan facial wash kebanyakan?

Udah dicampur air tetep gak berbusa

Cetaphil Gentle Skin Cleanser ini memiliki konsistensi yang cukup kental dengan warna putih bening rada butek, susah njelasinnya, nanti saya jembreng penampakannya. Hebatnya lagi Cetaphil ini sama sekali gak berbau, gak ada bau wewangian atau pun obat-obatan, cocok buat yang alergi terhadap kandungan fragrance pada produk kosmetik.



Gak cuma keunikannya yang gak mengeluarkan busa dan bau sama sekali, Cetaphil Gentle Skin Cleanser ini juga punya keunikan lain, yaitu dapat digunakan dengan dua cara. Pertama diusapkan di wajah kemudian dibersihkan menggunakan handuk/kapas/tisu/kain bersih dan tanpa perlu dibilas lagi dengan air. Kedua, digunakan dengan cara seperti menggunakan facial wash biasa.

Awalnya, saya mencoba menggunakan Cetaphil dengan cara kedua yaitu seperti menggunakan facial wash biasa. Ada sedikit rasa greasy ketika Cetaphil bercampur dengan air di muka saya, tapi setelah dibilas, rasa greasy itu langsung hilang. Bagi yang terbiasa dengan sensasi keset setelah cuci muka dengan facial wash, mungkin akan berasa aneh ketika menggunakan Cetaphil ini, karena rasanya seperti cuci muka dengan air doank.

Hari ke dua memakai Cetaphil, dahi dan beberapa bagian wajah saya muncul beruntusan. Waduh jangan-jangan gak cocok nih! Tapi saya coba teruskan untuk melihat reaksi selanjutnya.

Baru deh di hari ke tiga pemakaian, ketauan penyebab beruntusan saya. Ternyata Cethapil ini kurang bisa menghapus make up dengan sempurna. Make up harus dibersihkan dulu dengan cleansing atau make up remover, baru setelah itu cuci muka dengan Cetaphil.

Daya bersih Cetaphil Gentle Skin Cleanser ketika digunakan seperti facial wash

Sayangnya saya itu males banget melakukan double cleansing, pengennya satu langkah membersihkan muka, udah beres.

Karena sayang, ini produk mahal banget, haha teteup, hari berikutnya saya coba dengan cara pertama, yaitu menggunakan Cetaphil sebagai cleanser dengan cara langsung diusap di muka dan dibersihkan menggunakan kapas.

Hasilnya ternyata Cetaphil Gentle Skin Cleanser ini lebih oke kalau dipakai tanpa air. Daya bersihnya top banget, bisa ngehapus make up yang waterproof. Gak perlu dibilas lagi dengan air pun, di muka gak berasa lengket sama sekali. Akhirnya sampai sekarang Cetaphil Gentle Skin Cleanser saya gunakan seperti milk cleanser untuk menghapus make up di wajah saya.

Daya bersih Cetaphil Gentle Skin Cleanser ketika digunakan sebagai milk cleanser.

Efek pemakaian Cetaphil sampai saat ini adalah muka berasa lebih bersih dan halus, biasanya bagian hidung saya kasar karena komedo, ini jadi enak banget dielus-elus. Dan beruntusan yang kemaren sempet datang, udah hilang semua sejak saya ganti cara pemakaian Cetaphil.

Terjawab sudah rasa penasaran saya, ternyata Cetaphil Gentle Milk Cleanser cocok dipakai pada jenis kulit acne prone seperti saya. Gak cuma itu, Cetaphil ini juga bisa digunakan untuk semua usia, bahkan pada bayi. Kapan hari pernah saya coba untuk memandikan Alif, dan gak ada efek apa-apa, padahal kulit Alif termasuk sensitif. Berarti ada tiga fungsi dalam satu produk ya? Sebagai facial wash, milk cleanser, dan sabun mandi sekaligus.

Meskipun harganya terbilang agak pricey, yaitu sekitar Rp 110.000,00 untuk ukuran 125 ml, tapi dengan fungsinya dan kehebatan yang super banyak itu, menurut saya Cetaphil Gentle Skin Cleanser ini totaly worth it dan super recommended untuk dicoba, terutama bagi yang berkulit sensitif atau acne prone seperti saya. Yaah kalau udah nyoba terus ternyata gak cocok, boleh banget kok dihibahin ke saya, hehehe :p





14 komentar:

  1. asik ada link gratisannyaaa *murahan detected

    BalasHapus
  2. meski gk pke make up aku ttp jerawatan stlh bbrp hari pake ini. Mungkin krn wjhku agak berminyak dan minyaknya gk bisa bersih smq. Pgn nyoba pake cara kedua, spt tw lbh efektif

    BalasHapus
  3. tanpa air lebih ngefek ya mba hasilnya.

    BalasHapus
  4. huaa bisa tanpa air juga yah. keren.. harus nyoba nih.
    cara dapet samplenya gimana mba? aku udah daftar mailing list nya tapi ga dapet. huhuhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku juga gak tau mbak gimana cara dipilihnya, kayaknya ada pemilihan perperiode gitu,, ini aku daftar yang buat lomba itu..

      Hapus
  5. bisa dipakai dalam kondisi apapun ya Mbak berarti ini?

    BalasHapus
  6. ooh bs dipake tanpa air yaa..baru tahu nih.
    cetaphil nih mirip banget sm wash clenaserku yg dr dokter kulit.
    udah beberapa hari ku pake krn mmg yg dr dokter hbs dan blom sempet nebus lagi.
    rasanya sama n ga ada masalah euy

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, katanya banyak direkomendasiin dokter juga ya, jangan-jangan formulanya sama lagi, hehe

      Hapus
    2. Iya mbak, katanya banyak direkomendasiin dokter juga ya, jangan-jangan formulanya sama lagi, hehe

      Hapus
  7. jadi ini bukan facial wash ya kaaak.. aku kira facial wash gitu :D

    BalasHapus
  8. Akhirnya dipost juga. xixixi. enasaran ma produk ini

    BalasHapus
  9. Jadi intinya mindogaweni kah mer, musti pakek removal dulu terus baru chetapile
    Hmmm usa punya ya, skinnya agak beda ya dengan kulit asia

    BalasHapus
  10. kulitku tremasuk yg ga bermasalah kalo soal jerawat.. palingan cuma bintik2 coklat ini aja yg hrs selalu diperhatiin :D.. tapi mungkin cetaphil cocok buat suamiku kali ya.. dia acne prone bgt soalnya... cuma berharap, ga nurun ke anaknya deh -__-

    BalasHapus
  11. belum pernah nyoba, aku sih sudah cocok dengan ayng aku pakai, suka malas pindah ke lain hati

    BalasHapus

Hai, terimakasih sudah berkunjung. Komentar boleh, Nyepam jangan, :)