Jumat, 17 Juni 2016

Grand Palace Hotel, Malang, Menjadi Tamu Kerajaan Semalam

Assalamu'alaikum,


Dulu ketika masih kuliah, setiap libur semester saya pasti meyambangi Bank BTN pusat di Malang untuk membayar SPP kuliah. Tak jauh dari Bank BTN ada sebuah bangunan berwarna putih yang megah dengan pilar-pilar tinggi besar yang terlihat kokoh. Bangunan tersebut tampak mencolok dari bangunan di sekitarnya yang berupa pertokoan lama dengan cat dinding yang sudah memudar.

Belakangan saya baru tau kalau bangunan tersebut adalah sebuah penginapan yang bernama Grand Palace Hotel.
Saya selalu terkagum-kagum ketika melewati grand palace, tapi berharap bisa masuk ke lobynya saja gak berani, "pasti mahal banget tarif hotelnya", pikir saya.

Sampai akhirnya beberapa hari sebelum bulan puasa, pak suami mengajak saya dan Alif untuk menginap di Grand Palace Hotel karena pak suami ada rapat di sana. Ternyata rapat yang dijadwalkan 3 hari, sudah selesai dalam waktu 2 hari saja padahal hotelnya sudah dibooking 3 hari. Daripada mubadzir, diajaklah saya menginap semalam di sana.

Gak perlu mikir dua tiga kali buat mengiyakan tawaran pak suami, ya saya mah langsung mau lah. Kapan lagi bisa mengulik-ulik hotel yang saya kagumi sejak lama tersebut.


Ternyata, luas Grand Palace Hotel ini terbilang kecil, gak se-grand nama dan tampilan luarnya. Dari loby, kita bakal melewati lorong pendek dengan ruang pertemuan di sisi kiri dan kanannya. Setelah itu kita akan bertemu dengan taman persegi panjang, dengan jajaran kamar di sisi kiri, kanan dan depan.



Tapi memang furniture yang dipilih hotel ini terlihat wah, dengan dekorasi hotel ala victorian style yang mengadopsi gaya dari kerajaan Inggris. Gak salah jika namanya Grand Palace, memasuki hotel ini membuat kita serasa dalam sebuah istana, well mini istana kali ya, heheh.

Ada beberapa patung yang ditempatkan di beberapa sudut hotel, yang semakin menguatkan kesan klasiknya. Cuma agak serem juga sih kalau malem, :D



Kamar yang kami tempati adalah tipe kamar superior dengan double bed yang menempati lantai paling bawah.

Kamarnya berukuran cukup kecil, sehingga jarak semua perabotan di kamar ditempatkan sangat berdekatan.

Perabotan di kamar pun gak lepas dari kesan klasik yang mewah, sebenernya untuk kamar superior gak terlalu berkesan wah, kayak kamar tamu di rumah mewah aja sih. Apalagi televisi di kamar masih berupa tv tabung ukuran kecil yang terlihat jadul yang ditempatkan agak maksa di sudut kamar. Hilang deh kesan mewahnya, haha.


Kamar mandinya cukup luas dan bersih, wastafel di kamar mandi pun berbeda dari hotel kebanyakan. Di Grand Palace Hotel, wastafelnya juga mengikuti style victoria dari hotel ini.

Saya suka packaging toiletries hotelnya yang dibalut warna abu metalic dipadu dengan tulisan berwarna gold. Elegan banget kelihatannya.


Esoknya, kami bangun kesiangan dan menjadi peserta terakhir yang sarapan. Beneran kayak tamu kerajaan deh guwe, ruang makan punya sendiri, haha.


Restaurant di grand palace, menempati lantai 2 gedung hotel, berada tepat di atas loby. Gak perlu saya jelaskan lagi, dekorasi di restaurantnya pun gak jauh dari kesan mewah.


Sarapan yang disajikan agak berkebalikan dengan gaya hotel yang eropa banget, menu utama sarapan kami pagi itu hampir semuanya menu Indonesia seperti tumis tempe, pindang tongkol, daaan apalagi ya? Saya lupa, pokoknya menu rumahan banget. Rasanya lumayan enak semua, tapi gak yang banget banget. Mungkin karena saya udah sering makan menu kayak gitu di rumah kali ya, jadi berasa biasa aja.


Makanan pendampingnya gak terlalu bervariasi, standar menu pendamping seperti di hotel bintang 3 lainnya lah ya. Puding, buah, roti tawar, bubur ayam dan omelette. Minumannya juga standar seperti teh, kopi, jus jeruk dan melon. Nilai plusnya, jus melonnya menggunakan buah asli bukan sirup atau jus kemasan.


Lokasi hotel ini cukup strategis sebenarnya, berada di pusat kota Malang, tak jauh dari pusat perbelanjaan, alun-alun Malang, dan banyak kuliner legendaris di sekitar hotel.

Namun sayangnya fasilitas entertain yang ditawarkan hampir tidak ada kecuali Spa. Jadi hotel ini kurang cocok untuk staycation bagi warga Malang dan sekitarnya. Tapi buat yang mencari hotel murah (di situs booking online rate harga grand palace mulai 320ribu) yang nyaman di pusat kota Malang, Grand Palace Hotel akan menjadi pilihan yang tepat.


Buat warga Malang yang ingin merasakan kemewahan ala Grand Palace Hotel mungkin bisa mencoba dinner di restorannya. Suasana restoran saat malamnya patut untuk dicoba, romantis banget deh kelihatannya.



6 komentar:

  1. kirain makanannya eropa2 pulak
    tapi lucu yaaa interiornya mer

    BalasHapus
  2. iya mbak, aku kalo ngeliat patung juga kesannya seram :D..apalagi kalo berbentuk manusia gitu ;p hihihii, malam2 ga enak diliat.. eh tp itu lantainya 3D bgt efeknya... berasa jalannya kotak2 ga rata gitu :D.. Aku kirain td ini bintang 5, krn namanya Grand Palace :)..

    BalasHapus
  3. wah sama kalo begitu saya juga di BTN lampung
    salam kenal mbk, jika minat follow blog syaa ya

    BalasHapus
  4. Mer akubayanginnya dah berasa di kastilnya romeo juliett
    Aku rikuest dunk mer, di malang kayaknya ada tu hotel yang terkenal dengan kespookyannya..ayo dunk kamu jelajah petualangan ke situ xixixiix

    BalasHapus
  5. Wah, cukup murah juga ya, Mer, kamarnya lumayan lah. Nggak ada tivi layar datar juga nggak apa, kan cuma numpang tidur doank, xixixi

    BalasHapus

Hai, terimakasih sudah berkunjung. Komentar boleh, Nyepam jangan, :)