Senin, 02 Mei 2016

Wow Cafe, Desa Wisata Sumberpodang, Kediri : Wow Wow Wow

Assalamu'alaikum,



Another kondangan story, sama kayak waktu ke Jombang kapan hari yaitu jalan-jalan habis kondangan, kali ini giliran temennya pak suami yang menikah dan acaranya dihelat di kota Kediri.

Baca Juga: RTH Keplaksari, Kerennya Taman di Jombang Beriman


Beda dengan Jombang, kalau ke Kediri saya udah sering banget. Tapi itu lah masalahnya, saya bingung menentukan destinasi jalan-jalan kita setelah kondangan di Kediri.



Ke simpang lima gumul, yang kayak di Prancis itu, udah berkali-kali, boceen. Ke gunung kelud, juga udah pernah, dan waktunya gak cukup kalau mau ke sana lagi, kota kediri juga udah lumayan sering kita jelajahi. Ke mana donk nih destinasi wisata di kota kediri yang anti mainstream, aksesnya gak susah, dan Alif's friendly??


Baca Juga: Wisata Gunung Kelud


Setelah browsing tempat wisata di Kediri, sampai frustasi lho saya.. ini niat sebenernya mau ke nikahan apa jalan-jalan? Haha, akhirnya nemu destinasi wisata yang reviewnya aja masih dikit banget. Bahkan di instagram dengan hashtag #explorekediri gak ada lho yang upload tempat ini.


Jadi meluncurlah kita sekitar jam 2 siang ke sebuah wilayah kaki gunung Wilis untuk nongkrong di Wow Cafe, Desa Wisata Sumberpodang, eh ke gunung kok meluncur? Harusnya mendaki ya? Haha.

Pemandangan di jalan menuju desa sumberpodang


Emang sih di Malang atau Sidoarjo itu banyak cafe heitz, tapi cafe satu ini beda dari cafe kebanyakan. Cafenya beneran wow deh.


Bedanya dengan cafe lain, lokasi cafe ini ada di pinggir sawah. Wow wow wow kan? Gak ya? Biasa aja ya? Hehehe, ya maklumin aja, saya kan orang kampung, paling demen kalau udah ketemu sawah-sawah.


Lokasi wow cafe terletak di desa wisata sumberpodang, kaki gunung Wilis, dari alun-alun kediri, kita harus melewati jembatan kali Brantas terus lurus aja ke arah terminal Tamanan Kediri, terus deh ikutin jalan ke arah hotel bukit daun terus ke arah kediri water park, naik terus sampai mentok nanti bakal ketemu portal dengan gazebo di sampingnya, tanda bahwa kita telah memasuki area desa wisata sumberpodang.



Tiket masuk desa wisata adalah sebesar 3ribu per orang. Setelah itu masih harus menjalankan kendaraan sejauh 1km, sampe akhirnya mentok tok tok. Di situ deh kita baru parkir di depan rumah warga dengan tarif parkir sebesar 5ribu untuk mobil. Dari luar emang gak keliatan ada tanda-tanda tempatnya meyakinkan buat wisata, yang terlihat cuma rumah penduduk yang sederhana, seperti di kampung jawa kebanyakan.


Dari parkiran kita harus berjalan kaki memasuki gang kecil yang sudah dipaving, di ujung gang kita bakal disambut dengan plang kayu berisi pilihan paket wisata yang ditawarkan di desa sumber podang. Gak sampai 50 meter dari ujung gang, di kiri jalan tampaklah sebuah cafe dengan desain etnik dan pemandangan yang ciamik.



Ternyata emang beneran di sini ada cafe, haha. Wow cafe ini adalah cafe pertama yang didirikan di desa sumberpodang, karena feedback dari pengunjung yang cukup bagus, mulai bermunculan juga cafe-cafe lain di samping Wow Cafe. Tapi meski begitu tetep wow cafe ini yang paling rame.


Istimewanya wow cafe dari cafe serupa di sekitarnya yang notabene menawarkan pemandangan yang sama, adalah desain cafe dan lokasinya. Kalau cafe tetangganya cuma sebatas lesehan sederhana di pinggir sawah, tapi kalau wow cafe, gak cuma pemandangan, pernak pernik dan furniture di wow cafe juga dikonsep sedemikian rupa sehingga enak di pandang mata. Fasilitas di Wow cafe juga paling lengkap, ada mushala dan toiletnya.

View dari wow cafe

Selain itu, cuma di Wow cafe yang menawarkan sensasi nongkrong di pinggir kali (eerr saluran irigasi sih) dan di pinggir sawah persis. Dari sini kita bisa melihat petani, pencari rumput atau pencari kayu melewati pinggir kali sambil membawa hasil kerjanya. Konsepnya keren banget menurut saya, menyatukan unsur modern dan sosial budaya, ceileh sok iyes banget.




Menu yang ditawarkan di wow cafe sih menu standar cafe jaman saya kuliah, kalau kamu pengen nongkrong di sini sambil nyemil lava cake, american risol, atau mochi ice cream, kamu salah tempat! Karena yang dijual di sini sebatas, jagung bakar, roti bakar, nasi goreng, lalapan dan sebangsanya lah. Harganya murah meriah, mulai 5ribuan aja. Rasanya ya biasa aja, enak tapi gak wow juga, wong menunya juga standar kan? Di sini emang yang dijual suasananya.




Salut banget sama yang punya Wow Cafe karena bisa-bisanya kepikiran buat bangun cafe di pelosok desa begini, dan bikin desa ini cukup dikenal. Cuma meskipun berlokasi di daerah dataran tinggi, jangan kira udara di sini bakal terasa sejuk, gak blas. Gunung Wilis itu setau saya emang merupakan daerah kering, jadi hawanya gak kayak di gunung kebanyakan.



Dengan harga menu yang murah dan pemandangan yang indah, wow cafe ini recommended banget buat disambangi saat ke kota Kediri. Jarak dari pusat kota cuma 20 menit aja, dengan kondisi jalan yang cukup bagus namun agak menanjak dan lebar jalannya lumayan sempit, jadi kalau bawa mobil harap hati-hati. Lokasi desa sumberpodang jugs searah dengan kediri water park dan gereja pohsarang.



Agak nyesel waktu ke sini, kita cuma sebentar karena udah kesorean jadi gak sempet menjelajahi bagian lain dari desa wisata sumberpodang. Kapan-kapan kalau ke Kediri, pengen deh maen ke sini lagi.



Oh iya, Wow Cafe buka sampai jam 9 malam lho, jadi penapsaran gimana suasananya kalau malem, kayaknya bakal romantis banget ya? Heuheu.

17 komentar:

  1. bisa nih liburan ajak keluarga disini

    BalasHapus
  2. asrinya , masih banyak yang hijau2, pastinya adem

    BalasHapus
  3. Mupeng, viewnya keren banget yaaaa

    BalasHapus
  4. viewnya keren Mba, kapan yah bisa jalan-jalan ke sini?

    BalasHapus
  5. waaaaaaaaaw makan di pinggir kalii.. keren..
    Seger kan yaaa.. bersih kan yaa..

    coba di jakarta. udah gaada sungai yang begitu, restorannya hits hits modern gitu.

    Nanti kalo aku main kediri ajak in kesini dong mbaa *eh sapa gueee ya wkwk*

    BalasHapus
  6. Cakep bangt pemandangannya pasti udaranya jg sejuk

    BalasHapus
  7. pemandangannya ijo2 bikin seger
    eh mer kalo nggak salah inget dulu suamimu kurus kan? haha menikah memang bikin bahagia yaa

    BalasHapus
  8. Hai mbak meriska, pertama kali mampir nih.
    Kalau di kediri emang dikit tempat jalan2nya, itu itu doang, semoga kedepannya kediri lebih banyak tempat buat jalan2 yah mbak.
    Aku kemarin sempet ke kedai kawan lama deket smada kediri mbak, mbak udah pernah kesana?
    Salam kenal mbak..

    BalasHapus
  9. lebih ke pegunungan kering ya Mer. tapi asique juga udaranya lebih kebuka ginii ya, kan mantab tu makan disambut semilir angin

    BalasHapus
  10. Aku pingin ke sana .... Suasananya bikin mupeng, pasti adem

    BalasHapus
  11. segerrr banget ya pemandangannya :D

    BalasHapus
  12. segerrr banget ya pemandangannya :D

    BalasHapus
  13. Ini modelnya di pinggir sungai kaya Taman Indie-nya Malang ya Mbak. Duh, kalo ke sini sore menjelang senja pasti nak nget hahahhaha

    BalasHapus
  14. Wah keren ya makan sambil lihat pemandangan yang menyegarkan.

    BalasHapus
  15. Kali dan sawah sudah jadi bagian hidup saya, tapi kalau ada tempat nongkrong sekeren dan seunik WoW cafe kayaknya seru juga ya :)

    BalasHapus
  16. Tempatnya asri dan bikin adem banget ya mbak :D syahdu rasanyaaaaaa

    BalasHapus
  17. Oh daerah gunung wilis, mmg gersang dan panas

    BalasHapus

Hai, terimakasih sudah berkunjung. Komentar boleh, Nyepam jangan, :)