Jumat, 12 Juni 2015

Museum Sejarah Bentoel, Kota Malang juga punya museum tentang rokok

Assalamu'alaikum,

Ternyata kota Malang itu punya banyak museum lho, salah satunya adalah museum sejarah bentoel yang terletak di jalan wiromargo atau daerah pecinan kecil.


Kalau dari alun-alun kota malang, arahkan kendaraan ada menuju jalan pasar besar, terus belok kanan ke gang sebelum pasar besar persis. Sekitar 100 meter kemudian ada gang kecil, biasanya diujung gang banyak pedagang bunga makam, nah itu tandanya harus belok kanan lagi, dan 100 meter kemudian
, anda akan menemukan bangunan tua khas rumah mewah jaman dahulu dengan halaman yang luas dan tampak mencolok karena hanya di sana lah satu-satunya bangunan berbentuk rumah dengan halaman luas, di sekelilingnya lebih banyak kios-kios atau ruko-ruko yang menjual berbagai perlengkapan.


Mengenai sejarah tentang museum ini, jujur ya, saya lupa, kalau gak salah dulunya museum ini adalah rumah pendiri perusahaan rokok bentoel grup, lalu dijadikan museum. Lebih jelasnya silahkan googling aja, haha, blog apaan ini? Gak informatif!


Museum ini terdiri dari empat ruangan saja, ruangan pertama berisi foto-foto hitam putih tentang acara-acara yang berhubungan dengan bentoel, iya gak sih? Saya gak begitu memperhatikan, gak ada keterangannya sih.


Ruangan kedua berisi contoh bahan-bahan pembuatan rokok, ruangan ketiga berisi diorama bungkus rokok produksi bentoel dari jaman dahulu sampai sekarang yang disusun rapi di salah satu bagian dinding ruangan tersebut. di sini nih, salah satu spot foto favorit para pengunjung. Di ruangan ini juga terdapat beberapa LCD TV yang digunakan untuk memutar iklan-iklan rokok produksi bentoel.


Ruang terakhir berisi LCD TV juga tapi dalam ukuran yang lebih besar, saya agak lupa isi ruang ke empat ini apa aja.. pokoknya hampir mirip-miriplah Sama ruangan lain.


sedangkan bagian tengah dan depan museum ini hampir kosong melompong, hanya diisi kursi panjang, sepeda ontel, dan meja kursi beserta mesin ketik tua yang tak boleh sekedar disentuh saja.


Kabarnya museum ini sempat ditutup untuk sementara waktu karena direnovasi, dan dibuka lagi pada tahun 2013 apa 2014 gitu, dan barusan saya menemukan foto museum di tahun 2012 atau sebelum dirombak, ternyata malah jauh lebih bagus yang dulu.


Kalau dulu museum ini lebib ditujukan sebagai replika rumah pendiri bentoel, jadi isi museumnya terdiri dari perabot-perabot antik khas rumah jaman dulu, aaah nyesel gak ke sini dari dulu.


Setelah mengisi daftar pengunjung, kita akan ditemani seorang guide wanita berpakain seragam satpam. Guidenya ramah, bisa berprofesi ganda sebagai tukang foto juga, heuheu. Dan cuek juga, sak karepmu wes mau ngapain di sana, haha. Tapi kalau kita bertanya, dia juga dengan ramah akan menjelaskan sayangnya kita gak begitu tertarik buat nanya, lebih tertarik buat foto-foto, ckckck.


Meskipun museumnya kurang informatif dan gak dikemas seapik house of sampoerna di surabaya, Tapi saya sebagai seorang introvert, suka banget tempat ini, karena sepi, haha. Alif pun yang kurang suka keramaian sangat nyaman berada di sini.


Tempat ini cocok buat yang narsis tapi gak ada duit buat ke objek wisata mahal-mahal. Buat vintage lover, museum ini juga dapet banget suasana jadulnya.



Btw, tiket masuknya free, gak ada biaya untuk guide juga..


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Hai, terimakasih sudah berkunjung. Komentar boleh, Nyepam jangan, :)