Minggu, 18 Juli 2010

Kepompong



dia yang dewasa, dia yang perasa, dia pendusta, dia yang tak mengerti apa-apa...

setidaknya aku perlu DIA untuk membantu mewarnai lembar hitam putih pada setiap bagian hariku..

sssttt, kadang aku merasa DIA membenciku, dan saat itulah aku beratus kali lipat membencinya..

dan dering alarm yang bising membangunkanku keesokan harinya.. Aku sudah lupa..

haha, aku tidak pernah benar-benar membenci DIA.. ^^


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Hai, terimakasih sudah berkunjung. Komentar boleh, Nyepam jangan, :)