Jumat, 19 Januari 2018

Kelebihan dan Kekurangan Gendongan Hipseat Mooimom


Pernah suatu ketika Alif ngotot minta renang saat kami menginap di sebuah hotel. Karena Papanya masih ada kerjaan yang tak bisa ditinggal, terpaksa saya yang mengantar Alif berenang sambil menggendong Nayla.

Ribet! Itu yang saya rasakan ketika harus momong dua anak tanpa suami. Apalagi saya gak bawa stroller sedangkan gendongan yang saya pakai belum ergonomis karena gendongan Nayla lainnya sedang dicuci. Apa-apa cuma bisa mengandalkan satu tangan saja karena tangan lainnya harus menyangga badan Nayla.

Emang deh salah satu perlengkapan bayi yang wajib banget harus ada menurut saya adalah gendongan, khususnya gendongan yang ergonomis. Gak punya stroller gak masalah, tapi haram hukumnya kalau sampai gak punya gendongan mengingat di Indonesia apalagi kota kecil seperti tempat tinggal saya masih minim banget tempat yang stroller friendly. Mall-mall aja masih banyak yang belum memiliki fasilitas lift atau eskalator khusus untuk kereta dorong kan?

Untungnya sekarang perkembangan gendong menggendong itu pesat banget ya? Banyak berbagai jenis gendongan ergonomis yang bermunculan. Ada ringsling, baby wrap, woven wrap, Soft Structure Carrier (SSC), pouch, geos, mehtai, onbuhimo, hipseat dan lain-lain.

Bahkan gendongan jarik yang dulunya terkesan kuno aja sekarang bisa terlihat keren dengan teknik simpul yang beraneka ragam, dari slipknot sampai simpul jangkar. Sayangnya seorang Meriska sampai sekarang gak bisa-bisa pakai jarik, wong pakai ringsling yang lebih praktis aja masih gak gape.

Oleh karena itu sejak kepala Nayla udah bisa tegak, saya beralih dari ringsling ke gendongan full buckle yang lebih mudah dan praktis untuk saya yang gak telaten ini. Akhir-akhir ini lagi sering memakai gendongan hipseat dari Mooimom. Waktu bayi banget, Nayla pakai ringsling dari Mooimom juga. Makanya udah gak ragu sama kualitas brand ini.

Baca juga: review ringsling Mooimom


Hipseat sendiri merupakan jenis gendongan yang memiliki dudukan (seat) di bagian bawahnya sehingga beban ketika menggendong terbagi rata di pinggang juga, gak hanya tertumpu pada bahu.

Mooimom hipseat carrier ini termasuk gendongan light weight, ringaaan banget. Bahannya terbuat dari 100 % pure cotton yang tipis tapi kuat dan adem. Sedangkan di bagian shoulder pad dan di balik body panelnya terdapat busa dari double mesh atau kain jaring yang terbuat dari serat katun yang membuat sirkulasi udara tetap terjaga sehingga baik penggendong dan yang digendong gak berasa kegerahan. Busa double mesh memiliki kualitas yang bagus karena serat-seratnya yang saling terjalin dengan kuat tapi  tetap empuk dan gak kaku. Enak banget di bahu, gak berasa pegel.

Hipseat Moimoom terbuat dari 100% cotton

Ukuran body panel Mooimom hipseat ini bisa dibilang termasuk kecil jadi lebih ringkas serta anak gak tenggelam di balik body panelnya atau merasa sumpek karena badannya ketutup kain. Hal ini bisa jadi kekurangan juga karena anak akan mudah merosot dengan body panel yang kecil tersebut. Tapi tenang saja, ada ruang lengan yang lebar lengkap dengan strap pengunci yang dapat diputar 360° sehingga anak gak mudah merosot dari gendongan tapi tetap leluasa bergerak.

Double mesh yang menjaga sirkulasi udara serta lebih kuat timbang busa biasa namun gak kaku dan bulky

Ruang lengan yang luas dan strap pengunci yang bisa diputar 360° membuat bayi lebih leluasa bergerak

Bagian dalam seatnya sendiri terbuat dari busa EPP yang ramah lingkungan. Busanya ringan, keras, tapi masih terasa lunak ketika ditekan. Di bagian atas cushion seatnya sendiri terdapat bantalan empuk yang dilapisi sejenis kain beludru yang lembut sehingga pantat bayi gak bersinggungan langsung dengan busa seatnya. Ukuran seatnya pun cukup lebar jadi kaki bayi gak menggantung dan cukup support posisi M-shape. Kemiringan 30° pada seatnya juga membuat bayi tetap nyaman dan aman.

Antara body panel dengan seat dihubungkan dengan resleting dan pengait double dari velcro sehingga seat dapat dilepas dari body panelnya.

Busa yang ramah lingkungan dilapisi bantalan yang empuk dan lembut

Resleting dan pengait velcro yang menghubungkan antara seat dengan body panel

Namanya gendongan jenis full buckle, gak afdol donk kalau gak bahas strap penghubung serta buckle atau ceklekannya. Nah kalau saya gak salah menganalisa, ceileh sok iyes banget sih Mer, strapnya terbuat dari benang nilon yang cukup tebal. Di tiap ujung tali strapnya terdapat karet yang berfungsi untuk menggulung strap agar tetap rapi dan gak ndlewer-ndlewer *maafkan bahasa indojawa saya kawan, kagak tau bahasa indonesianya :D*

Bucklenya sendiri menggunakan jenis kotak yang konon lebih kuat timbang buckle yang melengkung, padahal kalau secara visual buckle melengkung itu lebih astetik ya dilihatnya? Hehe.

Gak cuma buckle yang kuat, di bagian pinggang dan body panelnya terdapat jahitan cross stitch yang membuat hipseat Mooimom terjamin keamanannya.

Jahitan cross stitch dan buckle kotak membuat keamanan gendongan lebih terjamin

Seperti gendongan hipseat pada umumnya, di bagian pinggang terdapat waistband dengan pengait velcro dan buckle. Ukuran waistbandnya panjang bangeeet, bisa dipakai untuk penggendong yang bertubuh besar sekalipun.

Selain di pinggang, ada juga strap dengan buckle berukuran lebih kecil dari buckle di pinggang untuk pengaman tambahan.

Ohya, di bagian sebelah kanan waistband terdapat kantong dengan karet yang rapat untuk menaruh benda-benda kecil seukuran handphone.

Waistband dengan pengait velcro dan buckle
Kantong di sisi kanan waistband

Saya impressed banget dengan kualitas bahan dan desain dari hipseat Mooimom ini, setiap detailnya diperhatikan dengan seksama. Meskipun terbilang brand yang baru nyemplung di dunia baby carrier, tapi pembuatannya terlihat gak asal jadi aja.

Alasan saya menggunakan hipseat carrier sendiri adalah karena gendongan ini bisa menghadap luar alias front facing out. Sekarang Nayla kalau digendong bawaannya pengen noleh mulu ke luar, penasaran dengan suasana sekitarnya jadi sesekali saya gendong front facing out.

Ya ya ya, saya tau bahwa menggendong hadap luar tidak disarankan karena dapat menyebabkan anak over stimulasi. Tapi ya buat sesekali aja kalau Nayla lagi gak bisa diem, itu pun waktunya gak lama. Setau saya waktu yang disarankan untuk menggendong hadap luar adalah sekitar 15-30 menit aja kan?


Selain menggendong front facing out, hipseat Moimoom juga tentu saja bisa digunakan untuk gendong belakang dan facing in. Selain itu cushion seatnya dapat dilepas dari body panel sehingga kita bisa menggendong hanya dengan seatnya aja. Saya sendiri kurang suka sih menggendong cuma dengan seatnya aja karena tangan tetap harus menyangga badan bayi, gak bisa bebas. Tapi lebih baik menggendong dengan seat daripada menggendong dengan menggunakan pinggul untuk menyangga badan bayi karena akan mempengaruhi struktur tulang penggendong.


Saya juga termasuk jarang sekali bahkan bisa dibilang gak pernah menggendong belakang karena dulu saat Alif kecil hampir semua gendongan yang saya coba untuk gendong belakang gak ada yang terasa nyaman. Yang ada malah badan berasa ketarik ke belakang dan leher tercekik strap. Entah saya yang salah makainya apa gimana. Oleh karena itu agak kapok juga mau gendong anak di belakang.

Eh tapi, kapan hari iseng nyoba menggendong Nayla di belakang menggunakan hipseat dari Mooimom, ternyata enak dan nyaman lho. Badan gak berasa ketarik dan leher juga gak kecekik strap. Cocok nih dipakai buat ngerjain pekerjaan rumah tangga sambil gendong belakang kalau Nayla lagi rewel-rewelnya.


Sebenarnya gendongan hipseat ini masih kontroversial di kalangan para baby wearers, ada yang mengatakan bahwa gendongan ini belum ergonomis karena gak knee to knee atau support posisi M shape, tapi ada juga yang mengatakan kalau hipseat sudah ergonomis.

Saya sendiri termasuk tim hipseat adalah gendongan ergonomis karena ada beberapa merk gendongan hipseat yang sudah mendapat sertifikat dari lembaga hip dysplasia international, gak mungkin donk lembaga berkelas ngeluarin sertifikat asal-asalan?

Selain itu menurut salah satu baby wearing consultant Indonesia, Inggrid Damayanty, semua gendongan hipseat itu aman asal bukan merk KW yang produsen dan proses quality controlnya gak jelas.

Mbak Inggrid *ceileh, sok akrab bener* juga mengatakan bahwa gendongan jenis hipseat sudah support posisi M shape meskipun gak full. Sepengetahuan saya juga, posisi M shape adalah posisi di mana lutut lebih tinggi atau sejajar dengan pantat. Nah sepenglihatan saya, M shape pada hipseat ini termasuk yang posisi lutut sejajar dengan pantat, please correct me if i'm wrong.

Sumber: International Hip Dysplasia Institute

Well, semuanya balik ke diri masing-masing aja ya, tiap orang tua pasti tau yang terbaik untuk anaknya. Pokoknya jangan saling senggol aja :D

Overall saya puas banget dengan hipseat Mooimom ini. Padahal awalnya agak kaget dengan bahannya yang kelihatan tipis dan ukurannya yang kecil, tapi setelah mencari tahu soal kualitasnya, saya jadi impressed banget. Ditambah setelah mencobanya langsung, semakin jatuh cinta deh. Gak pegel blas di bahu maupun pinggang. Strapnya juga enak banget diadjust sesuai ukuran penggendong, tinggal sret sret gak pakai seret.

Cuman kekurangannya, hipseat Mooimom gak dilengkapi dengan hoodie. Saya sebenarnya jarang sih memakaikan hoodie saat menggendong Nayla, tapi lumayan juga kan untuk penutup kalau lagi gendong di cuaca terik atau hujan. Tambahin hoodie donk Mooimom di hipseatnya, kalau bisa dilengkapi dengan foot strap dan droll pad juga tapi harganya jangan naik ya? *eeaa gak modal tapi banyak maunya*

Kalau bisa juga nih, Mooimom mengurus sertifikat gendongannya ke lembaga Hip Dysplasia supaya para orang tua semakin yakin dengan keamanan gendongan hipseat dari Mooimom. Tapi teteup ya, jangan naik harganya, haha minta ditabok juga lama-lama.

Harga Mooimom hipseat carrier sendiri adalah Rp 1.599.000,- Termasuk murah banget jika dibandingkan dengan produk serupa dari merk lain yang kualitasnya mirip. Gendongan itu investasi lho, gak dipakai sekali dua kali. Apalagi kalau untuk anak pertama, bisa diwariskan ke adik-adiknya kelak. Jadi worth it banget kalau pilih gendongan yang berkualitas meskipun harganya agak mahal.

Mooimom hipseat carrier ini bisa digunakan sejak anak berusia 3 hingga 36 bulan atau sejak kepalanya sudah bisa tegak dengan beban maksimal hingga 20 kg. Tapi baby wearing consultant menyarankan hipseat sebaiknya digunakan ketika anak sudah bisa duduk sendiri atau sekitar umur 6 bulan. Saya sendiri menggunakan hipseat dari Mooimom ini ketika Nayla berumur 4 bulan dan sudah kuat menyangga badannya ketika didudukkan. It's your preference ya, sesuaikan aja dengan kondisi serta kenyamanan masing-masing.


Selain warna-warna abu-abu seperti yang Nayla punya, hipseat carrier dari Mooimom punya pilihan warna lain yaitu navy, peach, serta tifany blue. Cakep-cakep banget deh warnanya.

Info lebih lengkap tentang produk-produk Mooimom.
Website:
Instagram:
Fb Fanpage:





12 komentar:

  1. Mupeng deh punya gendongan gini, harga hipseat emang pada mihil :D tapi untuk kesehatan baby dan mencegah hal yang gak diinginkan saat menggendong ya worth it lah. Thanks for sharing mba :D

    BalasHapus
  2. Aaaargggh tidaaaaaaak

    aku jadi teracuni gendongan ssc tanggung jawap kamoooh mer ahahhahaha

    Gilaaak ini mah reviewnya lengkap bener
    Mooimoom ternyata bayak ey prodaknya padahal kemaren lgi searching2 stagen ama bra menyusui di mooimom, duh sekarang mupeng gendongan

    Aku penasarannya ssc itu karena kayak tas ya, designnya lucu2 pula jadi anak anget kayak kangguru

    #ehm ternyata ini lengkapnya baju ungu yang kupikir gamis di ig..ih blawus apaan,,, you tetep glowing gitu kok
    Btw cepet amat langsingnya jeung hahhaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu faktor angel foto dan pemilihan baju Nit jadi bisa kelihatan langsing :D

      Instagrammu belum bisa swipe foto kah? Aku kemaren upload lebih dari satu foto kok, ada yang full badan.

      Hapus
  3. Jadi mupeng liat si hipseat mooimom ini. Skrg lg cari2 gendongan, gendongan yg kw udah gak enak dipakenya, jd lebih sering pake jarik deh :D

    BalasHapus
  4. Dulu Nabila kemana mana gendongan sewek hahaha masuk mall pun.
    Itu tar di GS ga gendonganmu? Wkwkwk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayaknya enak disewain ya mbak, untungnya lebih banyak, haha mata duitan

      Hapus
  5. Racuuuun. hihihi.
    Aku pengen punya gendongan ini, tapi sekarang udah anak ke 3. Kan sayang. Apa nunggu ada disconnan aja gitu ya? :)

    BalasHapus
  6. Keren fungsinya2 dobel2, bisa depan biza belakang juga macem onbu. Tapi regane mbokkkk..😱😂😂😂

    BalasHapus
  7. Aku nyeselll dulu ga beli gendongan.. Malah beli stroller yg ga kepake :(. Trnyata memang gendongan lbh dibutuhin apalagi kalo sdg traveling.. Jd mikir mau beli, tp kok ya sayang. Kalo ada yg nyewa, aku sewa aja mba :D

    BalasHapus
  8. mmm harganya itu mba coba kalau diskon banyak hahahaha...

    BalasHapus
  9. asik banget ya kayak bawa ransel :D Harganya juga oke 1,6 juta tapi fungsinya kayak stroller...

    BalasHapus
  10. Masukin list ah nanti kalo mau launching baby *tapi kapan* 😂

    BalasHapus

Hai, terimakasih sudah berkunjung. Komentar saya moderasi ya, capek cyiin ngehapusin komentar spam :D

Kalau ada pertanyaan, silahkan kirim email ke MeriskaPW@gmail.com atau Direct Message ke instagram @MeriskaPW, sekalian follow juga boleh :p