Selasa, 02 Agustus 2016

Menyiapkan 3 Bekal Masa Depan Anak Bersama Morinaga Chil-Go!



Tanpa sengaja saat sedang melihat-lihat feed di facebook, saya mendapati akun official fanspage milik Sarwendah membagikan video milik Morinaga seraya menuliskan caption yang isinya menantang beberapa ibu-ibu untuk mengikuti program Bekal Masa Depan dari Morinaga Chil Go. Dari sekian nama ibu-ibu yang ditantang tersebut, ada nama yang tak asing terselip di sana, Yupz, Meriska Putri W alias nama saya terpampang di postingan fanspage milik Sarwendah yang memiliki lebih dari 900 ribu likers tersebut.




Sedikit rasa bangga tentu ada, karena kapan lagi gitu numpang eksis di akunnya seleb, meskipun yang eksis cuma namanya doank, hehe. Dan saya pun jadi merasa tertantang nih untuk ikutan program Bekal Masa Depan Chil Go karena terpilih untuk dimention oleh Sarwendah dari sekian banyak ibu-ibu yang ada di Indonesia. Selain itu program Bekal Masa Depan dari Morinaga Chil-Go! ini di samping hadiahnya yang menarik, juga bermanfaat untuk reminder para orang tua seperti saya dalam menyiapkan bekal yang baik untuk masa depan anak sejak dini.

Tau sendiri kan tugas menjadi orang tua itu banyak banget? Menurut saya, setidaknya ada 3 bekal yang harus disiapkan oleh orang tua untuk masa depan anak-anaknya, antara lain.

1. Pendidikan yang Baik

Mungkin nasihat dari Ali Bin Abi Thalib yang mengatakan "didiklah anak sesuai jamannya, bukan jamanmu" benar adanya. Kalau dulu saya bisa survive dan tak ikut terpengaruh dalam pergaulan negatif meski bersekolah dengan anak-anak bermasalah, namun hal tersebut mungkin tak bisa diterapkan pada anak jaman sekarang.

Anak jaman sekarang cepat sekali menyerap sesuatu, baik atau buruk, apa yang dia lihat akan dengan mudah untuk ditiru. Ditambah semakin maraknya berita kriminal yang berasal dari sekolah akhir-akhir ini, membuat saya lebih selektif dalam memilih sekolah untuk Alif nantinya.

Dan kriteria sekolah ideal menurut saya adalah sekolah yang siswanya teratur, minimal attitudenya bagus, sistem pendidikannya bagus, dan pendidiknya tahu bagaimana memperlakukan seorang siswa dalam sisi psikologis. Saya paham pendidikan utama seorang anak itu berasal dari orang tuanya, namun kalau sekolah yang baik dapat meringankan tugas kami sebagai orang tua, kenapa gak kan?

Tapi setelah survey sekolah dengan syarat di atas, hampir semua sekolah yang masuk kriteria saya tersebut, biayanya lumayan tinggi dan melebihi kemampuan kami. Hal ini tentunya menjadi PR yang berat buat kami apalagi jika tak menyiapkan dana pendidikannya sejak dini.

Langkah pertama saya dalam menyiapkan dana pendidikan untuk Alif adalah dengan melakukan simulasi dana pendidikan dalam berbagai jenjang sekolah, sehingga saya tau pasti berapa biaya yang perlu kami siapkan saat Alif akan bersekolah nantinya.

Ayah dan Ibu juga bisa melakukan simulasi dana pendidikan untuk si kecil tanpa perlu berkonsultasi melalui financial planner apalagi harus jadi ahli keuangan dulu.



Langkah-langkah melakukan simulasi dana pendidikan antara lain.

1. Tentukan sekolah tujuan untuk si kecil

2. Cari tau biaya pendidikan di sekolah tersebut 2-3 tahun terakhir

3. Hitung persen inflasi atau kenaikan dana pendidikan tiap tahun di sekolah tersebut

4. Hitung juga biaya tambahan selama bersekolah seperti biaya seragam, sepatu, dan buku sekolah

4. Browsing form atau aplikasi simulasi dana pendidikan dengan keyword "Simulasi Dana Pendidikan"

5. Isi data yang diminta pada form simulasi, kemudian submit

6. Maka akan muncul total biaya pendidikan selama anak bersekolah di jenjang tersebut.

Sudah tau perkiraan dana pendidikan anak nanti? Sekarang saatnya berpusing-pusing menentukan strategi agar target biaya sekolah anak bisa tercukupi, hehehe.


2. Kecukupan Gizi Anak

Saya percaya bahwa anak yang memiliki gizi cukup akan berpengaruh pada pendidikannya kelak. Setidaknya dia akan terhindar dari penyakit kekurangan zat besi yang dapat menyebabkan anak menjadi lesu dan susah berkonsentrasi.

Ohya, sekarang pedoman asupan makanan bergizi sudah tak lagi mengacu pada 4 sehat 5 sempurna lho. Akan tetapi berubah menjadi pedoman gizi seimbang di mana susu bukan lagi penyempurna namun masuk ke dalam jenis protein hewani. Panduan pemberian gizi seimbang selengkapnya dapat dilihat pada bagan tumpeng berikut.


Meskipun susu bukan lagi konsumsi wajib, namun tidak juga menjadi sesuatu yang haram apalagi sampai "menganaksapikan" anak-anak yang mengkonsumsi susu sebagai salah satu asupan gizinya.

Saya sendiri termasuk orang tua yang memberi susu tambahan pada anak. Karena kenapa tidak kan? Susu sapi memiliki banyak manfaat yang bagus untuk masa pertumbuhan anak.

Selain itu Alif termasuk anak yang picky eater alias pilih-pilih makanan, jadi saat Alif mulai malas makan, susu bisa jadi asupan gizi tambahannya karena susu adalah asupan yang hampir tak pernah ditolak oleh Alif.



Salah satu susu favorit Alif adalah susu steril dari Morinaga Chil-Go! terutama yang rasa coklat. Susu steril dari Morinaga Chil-Go merupakan produk keluaran Kalbe yang sudah diformulasikan dengan Prebiotik (INULIN 1000 mg/saji), protein, 9 vitamin, dan 6 mineral yang tentunya sangat baik untuk memenuhi nutrisi dalam pertumbunan anak.

Kemasannya yang berupa botol plastik berukuran kecil juga paling pas untuk sekali minum serta dibawa traveling karena gak akan bocor walaupun kegencet sana sini.

Susu juga menjadi bahan favorit saya untuk mengkreasikan menu penunjang buat Alif yang penuh gizi, seperti membuat es krim dari susu Morinaga Chil-Go! dengan tambahan biskuit sebagai asupan karbohidrat dan chia seed, si biji super sebagai serat alaminya. Kelihatannya sih cuma ngemil, tapi sudah bisa memenuhi sebagian besar kebutuhan gizi hariannya kan?



3. Kecerdasan Majemuk

"Everybody is a genius, but if you judge a fish by its ability to climb a tree, it will live its whole life believing that it is stupid"

Pasti sudah sering mendengar quote di atas donk?

Yupz! Tiap anak terlahir cerdas namun dengan bakat yang berbeda-beda. Kita gak bisa memukul rata kecerdasan setiap anak hanya dari satu sisi penilaian saja. Albert Einstein memang terkenal dengan kegeniusannya terutama di bidang sains, namun belum tentu dia mahir membaca tangga nada apalagi memainkan instrumen musik. Siapa yang meragukan kemampuan Beethoven dalam bermusik? Tapi belum tentu dia piawai menggocek bola ke dalam gawang. Lantas bagaimana jadinya jika Albert Einstein diadu kecerdasannya dengan Beethoven? Siapa yang akan menang? Sulit pasti kan? Ya karena mereka cerdas di bidangnya masing-masing, dan hal itulah yang disebut dengan kecerdasan majemuk atau multiple intelligence (MI).

Teori kecerdasan majemuk ini dikenalkan oleh Howard Gardner, seorang pakar psikologi pengembangan dari Universitas Harvard. Gardner menjelaskan bahwa ada 8 tipe kecerdasan yang dimiliki oleh manusia, antara lain.

- Kecerdasan Linguistik, yaitu kemampuan untuk menggunakan kata-kata dan bahasa dalam berbicara, membaca dan menulis.

- Kecerdasan Musikal, yaitu kemampuan dalam mendengar, melantunkan atau memainkan alat musik dan kepekaan terhadap suara-suara di sekitarnya.

- Kecerdasan Naturalis, yaitu kemampuan dalam memahami dan mempelajari lingkungan sekitar, seperti tumbuhan, batuan, dan gejala alam.

- Kecerdasan Interpersonal, yaitu kemampuan dalam memahami orang lain.

- Kecerdasan Visual Spatial, yaitu kemampuan dalam mempresentasikan dunia dalam gambar-gambar mental dan ungkapan artistik. 

- Kecerdasan Logical Mathematical, yaitu kemampuan berhitung dan berpikir logis dalam memecahkan masalah.

- Kecerdasan Intrapersonal, yaitu kemampuan untuk mengenali dan memahami diri sendiri.

- Kecerdasan Kinestetik, yaitu kemampuan dalam olah tubuh dan menggunakannya dalam berekspresi.

Seorang anak bisa saja memiliki semua kecerdasan majemuk tersebut namun pastinya ada salah satu jenis kecerdasan yang lebih menonjol di antara kecerdasan lainnya.

Mengetahui tipe kecerdasan sejak dini tentu menjadi hal penting untuk masa depannya kelak, karena akan menjadi acuan bagi orang tua untuk mengoptimalkan bakat yang Ia memiliki dan mengarahkan pendidikannya sesuai dengan bidang yang Ia kuasai.

Salah satu cara untuk mengetahui kecerdasan apa yang dimiliki seorang anak dapat dengan cara melakukan permainan yang bermanfaat untu mengasah salah satu tipe kecerdasan majemuk.

Misalnya nih, saya mengajak Alif bermain telepon-teleponan untuk mengasah kecerdasan linguistiknya tapi ternyata Alif terlihat bosan dan malas menanggapi permainan yang saya buat. Tapi Alif begitu antusias saat saya ajak bermain lempar botol ke dalam keranjang yang bertujuan untuk mengasah kecerdasan kinestetiknya. Berarti Alif lebih menonjol di kecerdasan kinestetik daripada linguistik.




Lumayan berat juga ya tugas sebagai orang tua? Ya mikir pendidikan anak, ya mikir kecukupan gizi, dan harus mampu melihat serta mengoptimalkan tipe kecerdasan yang dimiliki anak.

Nah! Mengikuti program Bekal Masa Depan dari Morinaga Chil-Go! menjadi salah satu usaha saya dalam merampungkan tugas sebagai orang tua. Apalagi program ini berhadiah dana pendidikan dengan total 3 Milyar serta hadiah hiburan untuk 3000 pemenang.



Andai saya beruntung bisa memenangkan hadiah dana pendidikannya, satu beban pikiran soal dana pendidikan anak hilang sudah. Tantangan dalam program ini yang mengajak orang tua untuk berbagi ide dalam mengasah kecerdasan majemuk anak juga membuat saya semakin semangat mengeksplore bakat yang dimiliki Alif, apalagi Alif juga suka meminum susu Morinaga Chil-Go! Jadi gak ada ruginya jika saya membeli 6 buah susu Morinaga, karena toh dikonsumsi juga oleh Alif.

Mekanisme lengkap mengenai cara untuk mengikuti program Bekal Masa Depan Chil-Go! adalah sebagai berikut.

1. Beli minimal 6 botol Morinaga Chil-Go! Susu steril di Indomaret, Alfamart, Alfamidi, Hypermart dan toko-toko lain yang tertera dalam www.BekalMasaDepan.com Jangan lupa simpan struk pembeliannya.



2. Registrasi akun dan print formulir pendaftaran di www.bekalmasadepan.com, kemudian isi data diri di kolom yang sudah disediakan.



3. Kirimkan struk pembelian dan formulir pendaftaran Program Bekal Masa Depan dari Morinaga Chil-Go! kepada PT. Bounche Indonesia



4. Setelah pihak Morinaga menerima kiriman formulir dan struk pembelian, maka mereka akan mengirimkan kode unik yang bisa digunakan untuk submit ide bermain anak lewat SMS atau email.


5. Kemudian submit ide bermain bersama si kecil ke halaman www. BekalMasaDepan.com, dilengkapi penjelasan mengenai permainan tersebut beserta foto permainan atau video yang harus diupload melalui youtube terlebih dahulu.



6. Setelah submit, maka ide bermain akan melalui proses verifikasi oleh pihak Morinaga. Setelah berhasil lolos verifikasi, maka ide bermain resmi tayang di halaman www.BekalMasaDepan.com sekaligus telah tercatat sebagai peserta dalam program Bekal Masa Depan Chil-Go! Share ide bermain Ayah Ibu ke sosial media untuk mendapatkan kesempatan menang yang lebih besar.



Catatan:
- satu kode unik hanya berlaku untuk satu buah ide bermain

- Ayah Ibu dapat mengirimkan lebih dari satu ide bermain, dengan cara mengulangi lagi langkah di atas. Atau dapat juga membeli susu steril Morinaga Chil-Go! dengan jumlah kelipatan dari 6 buah, dan otomatis pihak Morinaga akan mengirimkan dua atau lebih kode unik sesuai jumlah susu Morinaga Chil-Go! yang dibeli dan tertera dalam struk pembelanjaan.

- Struk pembelanjaan hanya berlaku sampai dengan 30 hari setelah tanggal yang tertera dalam struk.

- Periode 1 Program Bekal Masa Depan Morinaga Chil-Go! Berlangsung hingga tanggal 31 Agustus 2016.

Orang tua mana sih yang gak bahagia melihat anaknya sukses sesuai dengan cita-cita dan passionnya? Oleh karena itu menyiapkan bekal masa depannya sejak dini dengan sebaik mungkin adalah kewajiban bagi orang tua.

Kecukupan gizi dan kecerdasan majemuk yang terasah mungkin masih bisa diatasi, namun dana pendidikan tak bisa diakali jika tak disiapkan jauh-jauh hari.

Biaya pendidikan adalah harga mati, sekolah bukan pasar yang bisa tawar menawar. Dan hal ini jugalah yang menjadi kekhawatiran terbesar beberapa ibu tentang masa depan anak-anaknya dalam wawancara pada video Morinaga berikut.


Dana pendidikan anak sesungguhnya bukanlah hal yang harus dikhawatirkan, melainkan sesuatu yang harus diusahakan.

Yuk, Ayah Ibu, berusaha memenuhi dana pendidikan anak dengan cara bergabung dalam program Bekal Masa Depan dari Morinaga Chil-Go! Dan raih kesempatan memenangkan dana pendidikan serta hadiah menarik lainnya.






3 komentar:

  1. Biaya sekolah anak perlu dipersiapkan sejak dini ya, mba. Termasuk nutrisinya, biar makin pintar. Banyak permainan unik2 termasuk lempar botol. :D

    BalasHapus
  2. Wah, baru tahu bu kalau melempar botol ke keranjang bisa membuat anak pintar :)
    saya setuju dengan ulasan mengenai perencanaan dana pendidikan anak...
    bagaiamanapun juga perencanaan buat si kecil adlh penting :)

    BalasHapus
  3. alif keren amaattt, balita swag :D
    ide yang bikin eskrim bisa banget dicontek itu mer buat yang punya balita

    BalasHapus

Hai, terimakasih sudah berkunjung. Komentar boleh, Nyepam jangan, :)