Jumat, 04 September 2015

Wisata wajib di kota Cilacap: Teluk Penyu dan Benteng Pendem

Assalamu'alaikum,
Kalau sedang di Cilacap dan bertanya tempat wisata di Cilacap, saya yakin orang Cilacap pasti bakal jawab Teluk Penyu, Benteng Pendem, dan pulau Nusa Kambangan yang mana ketiganya masih di lokasi yang sama. Bedanya pulau Nusa Kambangan harus nyebrang dulu menggunakan perahu, tapi ya nyebrangnya dari teluk penyu.


Sedangkan benteng pendem lokasinya berada di area teluk penyu itu sendiri, jadi demi mempersingkat isi blog marilah kita sebut tujuan wisata saya kali ini dengan teluk penyu saja.


Lokasi teluk penyu ini sangat sangat dekat dengan pusat kota cilacap,
gak ada 5 menit udah sampai. Teluk penyu memiliki garis pantai yang panjang dan lautnya merupakan lautan lepas tanpa terhalang bukit-bukit atau apapun oleh karena itu di sepanjang pantai berjejer dengan kokoh bangunan-bangunan pemecah ombak.


Kalau kita masuk lewat pintu utama, maka teluk penyu terbagi jadi dua bagian, sebelah kiri dan kanan. Bagian kanan teluk penyu ini adalah bagian yang paling ramai, banyak penjual oleh-oleh khas cilacap, rumah makan seafood, warung kaki lima dll. Di sini juga merupakan lokasi benteng pendem berada, selain itu di ujung paling kanan terdapat bangunan-bangunan milik pertamina, gak tau deh itu apa, jadi lewat jam 6 sore pengunjung gak boleh masuk di wilayah pertamina kecuali karyawan pertamina.


Dan di seberang bagian ini, kita bisa melihat pulau nusakambangan dalam jarak yang cukup dekat. Di bagian ini juga yang paling banyak terdapat pengunjung, mungkin karena berseberangan dengan pulau sehingga ombaknya tidak terlalu besar jadi pengunjung merasa aman di sini. Tapi karena banyaknya pengunjung dan warung yang berjualan jadi di bagian ini banyak sampah berserakan sehingga membuat wilayah teluk penyu kehilangan keindahannya. Pertama kali ke cilacap, saya di bawa ke teluk penyu bagian sini nih, dan langsung ilfeel.


Kita pindah ke bagian kiri teluk penyu ya! Waktu itu karena ketidaktauan kita, kita jadi salah masuk pintu teluk penyu. jadi kita masuk di pintu masuk alternatifnya, bukan lewat pintu utamanya. Tapi karena itu kita malah melihat sisi indah teluk penyu di sebelah kiri. pantainya sepi dan dipinggirnya banyak bukit kecil dengan semak-semak pendek dan rerumputan yang lagi ijo-ijonya. Emang ya salah satu faktor dapet view yang bagus itu adalah cuaca. Pas kita ke cilacap cuacanya lagi bagus-bagusnya, langitnya biruuu, tumbuhannya ijooo, Perpaduan yang cantik, bagus banget kalo buat foto.


Saking sepi dan agak ketutupan semak-semak gitu dari jalan, saya Sampe nemu sepasang pemuda pemudi yang lagi khusyuk berciuman di pinggir pantai, waduuuh jadi pengen! Haha.


Spot foto paling bagus dari bagian sini adalah di wilayah rerumputannya, kalau langsung ke pantainya, sama aja kaya di teluk penyu bagian kanan, banyak sampah. Tapi gak sebanyak yang bagian kanan sih, cuma ya gitu pantainya biasa. Yang bagus di bagian ini langitnya biru banget (kalau pas cuacanya cerah juga sih, hehe), tapi anehnya lho di waktu yang berdekatan, kok warna langit di bagian kanan teluk penyu gak biru dan cenderung kelabu, makin jeleklah itu pemandangannya.


Spot yang menarik di bagian kanan menurut saya ya cuma benteng pendem. Benteng pendem ini ternyata luas banget, dari pintu masuk lokasi benteng, kita harus jalan sekitar 200 meter, sampe menemukan sungai buatan yang mengelilingi benteng, terus nyebrang lewat jembatan dan langsung ketemu benteng dengan tembok super tebel. Dan saya cuma sampai bagian depan ini aja, panas cyiin. Gak sanggup buat menjelajahi benteng lebih dalam lagi, lagi pula semakin ke belakang, semakin tak terawat deh. Banyak tanaman liar yang dibiarkan tak terawat, serem iih, kaya masuk hutan, heuheu.


Di sini kita juga bisa menyewa sepeda air buat mengelilingi benteng lewat sungai buatan, tapi kalau saya sih NO, gak bayangin capek dan panasnya, gowes siang bolong gitu, hosh hosh. Ada yang unik dan nyebelin juga di benteng ini, yaitu saat menyebrangi jembatan, banyak anak yang berenang di sungai minta dilempar koin buat mereka. Ada juga anak yang gak berenang mbuntuti kita buat ngelempar koin, dan setelah kita luluh buat lempar koin baru itu anak nyebur ikut gabung buat nangkap koin.


Awalnya sih saya seneng-seneng aja buat ngelempar koin ya, jarang-jarang kan. Lha kok udah beberapa kali ngelempar tetep aja ditodong, diteriak-teriakin, kan bete juga. Mana saya mau foto di atas jembatan, eh tu anak-anak ganggu aja jadi photobomb, malesin deh.


Overall, benteng pendem ini menurut saya gak terawat ya, banyak rumput liar yang dibiarkan memanjang, yang agak terawat cuma bagian depannya aja. Udah gitu, bangunan bentengnya sendiri saya temui beberapa karya tangan-tangan usil yang ngerusak keeksotisan bangunan. Tapi meski begitu benteng ini adalah tempat wajib yang harus di kunjungi jika ke cilacap, apalagi buat penggemar fotografi dan vscocamholic, hasil fotonya bisa nyerempet-nyerempet kaya di luar negeri lho.


Buat pulau nusakambangan karena saya belum ke sini, maka tidak akan saya bahas, menuruuut lhooo?? Wkwk. Oh iya, suasana teluk penyu di malam hari ternyata sangat menarik, terutama di jajaran rumah makan seafood, suasananya hangat berasa di bali kw 3, hakhak. Kita juga sempet makan seafood di sini, ditraktir adik ipar sih, rasanya biasa aja menurut saya, padahal kata adik ipar ini rumah makan langganannya pejabat pertamina, tau ah, emang dasar lidah tempe penyet!


Btw tiket masuk teluk penyu adalah 5000 rupiah per orang, tiket masuk benteng pendem 5000 rupiah juga per orang, dan kalau bawa kendaraan masih harus bayar parkir apalagi kalau pake beli cemilan atau es degan, pastinya kudu bayar lagi jangan asal kabur aja, heuheu. Jangan lupa cobain tempe mendoan khas cilacap yang dimakan dengan lontong, endeus banget!













4 komentar:

  1. wah mbak seru banget pasti itu, jadi pengen kesana juga deh indah banget pasti ya ??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Biasa aja sih sebenernya, hha.. pas cuacanya bagus ajaa..

      Hapus
  2. Yeayy, Cilacap masuk blognya Mbak Meymeyyy.... :DDD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha, sungkem ke juru kunci cilacap..

      Hapus

Hai, terimakasih sudah berkunjung. Komentar boleh, Nyepam jangan, :)