Minggu, 18 Juli 2010

Teman Penat...



kamu dan aku...

pernah melangkah bersisian pada satu jalan...


ku kira kita selamanya akan satu, sama..

kenaifanku membuatku tak ingat bahwa sesungguhnya kita sama sekali beda..

aku adalah latar penuh warna dengan semburat abu-abu di dalamnya..


sedangkan kamu hitam putih.. sekeras apapun aku ingin mewarnaimu..

kamu tetap hitam dan putih..


Kita terpisah,

arah yang kita tunjuk pun sudah tak pernah sama..

aku mencintai malam, kamu ingin mencoba pagi..

kamu jatuh cinta pada keindahan mentari, aku biasa-biasa saja..


"lihatlah bulan yang sama agar kita merasa dekat,

lihatlah bulan yang sama agar kita tetap dekat"


Dulu aku percaya berpisah bukan berarti selamanya,

bukankah kita masih di bawah warna langit yang sama?

bukankah kita masih menghentakkan kaki di bumi yang sama?

dan aku masih dan masih sangat percaya,

persimpangan yang tidak mempertemukan kita akan berujung lagi pada satu jalan..


namun sekian kali lagi aku lupa,

global warming menimbulkan dampak negatif pada bumi yang ku kira masih sama semuanya ya..??

langit yang ku junjung kini bisa saja sama, tapi warna yang kurasa sudah berbeda dengan apa yang kau lihat..

kita berpijak pada bumi yang sama, sudah pasti! tapi tanah yang ku injak belum tentu sama dengan tanah yang kau hentak..


kita sudah terpisahkan sangat teramat jauh..

mungkin di sini aku berhenti sejenak dari penat, tapi di sana kau tak mau berhenti dan terus berlari..

begitu saja jarak yang terentang antara kita dengan mudah akan semakin terulur panjang..


sudahlah, pergi jauh sana.. semaumu, semampumu..

semoga suatu saat kita bisa langsung tampak berbeda,

seperti kutub utara dan selatan.. tapi tarik menarik kan??


Aku Kehilangan...



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Hai, terimakasih sudah berkunjung. Komentar boleh, Nyepam jangan, :)